Matematika Selasa, 22 September 2026
IDENTITAS
Nama Guru: Juwitasari Pebriani, S.Pd. dan Melia Andriani, S.Pd.
Mata Pembelajaran: Matematika
Hari/Tanggal: Selasa, 22 September 2026
Fase/Kelas: A/1A
Materi: Komposisi dan Dekomposisi bilangan sampai 20
Pertemuan ke: 4 (2 JP)
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷
Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.
Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖
Pada hari ini, kita akan melanjutkan pembelajaran Matematika dengan materi yang menarik dan melatih kita untuk berpikir teliti, yaitu komposisi dan dekomposisi bilangan sampai 20. 🔢✨
Hari ini kita akan belajar bagaimana menyusun bilangan menjadi satu bilangan utuh dan menguraikan satu bilangan menjadi beberapa bagian.
📚 Mata Pelajaran
Capaian Pembelajaran :
Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).
🎯 Alur Tujuan Pembelajaran
Melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan
🎯 Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu menyusun dan menguraikan bilangan sampai 20 dengan menggunakan benda konkret, gambar, dan angka secara tepat
🌿 Mindful Learning
Peserta didik diajak untuk fokus dan teliti saat mengamati benda konkret, gambar, dan angka. Peserta didik menghitung benda satu per satu, kemudian menyusun dan menguraikan bilangan sampai 20 dengan tenang dan percaya diri.
💡 Meaningful Learning
Peserta didik menghubungkan konsep menyusun dan menguraikan bilangan dengan kehidupan sehari-hari, seperti menghitung jumlah pensil, mainan, buah, atau benda di sekitar. Dengan demikian, peserta didik memahami bahwa satu bilangan dapat disusun atau diuraikan dengan beberapa cara.
🎈 Joyful Learning
Peserta didik belajar melalui permainan dan aktivitas menyenangkan, seperti menyusun kartu angka, memasangkan gambar dengan bilangan, serta menggunakan benda konkret untuk membuat berbagai bentuk bilangan sampai 20. Kegiatan dilakukan secara individu maupun berkelompok agar peserta didik aktif, senang, dan berani mencoba.
📚 Materi Pokok
Komposisi dan Dekomposisi Bilangan
Komposisi berarti menyusun atau menggabungkan beberapa bilangan menjadi satu bilangan.
Dekomposisi berarti menguraikan satu bilangan menjadi beberapa bagian.
Contoh:
5 + 3 = 8
Artinya, bilangan 5 dan 3 disusun menjadi 8.
Sebaliknya:
8 = 5 + 3
Artinya, bilangan 8 diuraikan menjadi 5 dan 3.
Jadi:
🔢 5 + 3 → 8 = komposisi
🔢 8 → 5 + 3 = dekomposisi
🌟 A. Apa Itu Komposisi Bilangan?
Anak-anak...
Komposisi bilangan adalah kegiatan menggabungkan atau menyusun beberapa bilangan menjadi satu bilangan.
Perhatikan contoh berikut!
🍎🍎🍎 + 🍎🍎 = 🍎🍎🍎🍎🍎
3 + 2 = 5
Tiga apel digabungkan dengan dua apel.
Jumlah semuanya menjadi 5 apel.
Jadi:
3 + 2 = 5 ✅
Kita telah menyusun 3 dan 2 menjadi 5.
🧸 B. Komposisi Menggunakan Benda Konkret
Kita dapat menggunakan benda yang ada di sekitar kita untuk memahami komposisi.
Contohnya menggunakan pensil. ✏️
Kelompok pertama:
✏️✏️✏️✏️ = 4 pensil
Kelompok kedua:
✏️✏️✏️ = 3 pensil
Jika digabungkan:
✏️✏️✏️✏️ + ✏️✏️✏️
Maka jumlahnya:
4 + 3 = 7
Jadi, 4 dan 3 disusun menjadi 7.
⭐ 4 + 3 = 7
🔢 C. Contoh Komposisi Bilangan sampai 20
Perhatikan beberapa contoh berikut!
5 + 5 = 10
Artinya:
5 dan 5 disusun menjadi 10.
7 + 3 = 10
Artinya:
7 dan 3 disusun menjadi 10.
10 + 5 = 15
Artinya:
10 dan 5 disusun menjadi 15.
12 + 8 = 20
Artinya:
12 dan 8 disusun menjadi 20.
Jadi, satu bilangan dapat dibentuk dari beberapa bilangan.
🌟 D. Apa Itu Dekomposisi Bilangan?
Sekarang kita belajar dekomposisi.
Dekomposisi bilangan adalah kegiatan menguraikan satu bilangan menjadi beberapa bagian.
Perhatikan contoh berikut!
Ada 8 bola. ⚽
⚽⚽⚽⚽⚽ + ⚽⚽⚽
Kita dapat menguraikan 8 menjadi:
5 + 3
Jadi:
8 = 5 + 3
Artinya, bilangan 8 diuraikan menjadi 5 dan 3.
🧸 E. Dekomposisi Menggunakan Benda Konkret
Perhatikan 10 buah apel. 🍎
🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎
Kita dapat membaginya menjadi dua kelompok.
Kelompok pertama:
🍎🍎🍎🍎🍎🍎 = 6
Kelompok kedua:
🍎🍎🍎🍎 = 4
Jadi:
10 = 6 + 4
Artinya, 10 dapat diuraikan menjadi 6 dan 4.
🔢 F. Contoh Dekomposisi Bilangan sampai 20
Perhatikan contoh berikut!
Bilangan 7
7 = 4 + 3
atau
7 = 5 + 2
Bilangan 10
10 = 6 + 4
atau
10 = 7 + 3
Bilangan 15
15 = 10 + 5
atau
15 = 8 + 7
Bilangan 20
20 = 10 + 10
atau
20 = 12 + 8
Jadi, satu bilangan dapat diuraikan dengan beberapa cara.
🔄 G. Hubungan Komposisi dan Dekomposisi
Komposisi dan dekomposisi merupakan kegiatan yang saling berhubungan.
Perhatikan:
Komposisi
6 + 4 = 10
Kita menggabungkan 6 dan 4 menjadi 10.
Dekomposisi
10 = 6 + 4
Kita menguraikan 10 menjadi 6 dan 4.
Jadi:
6 + 4 = 10
dan
10 = 6 + 4
⭐ Keduanya menunjukkan hubungan yang sama.
🏠 H. Komposisi dan Dekomposisi dalam Kehidupan Sehari-hari
Kita dapat menemukan komposisi dan dekomposisi dalam kehidupan sehari-hari.
Contohnya, Ibu mempunyai 10 buah jeruk. 🍊
Sebanyak 6 jeruk diletakkan di meja dan 4 jeruk dimasukkan ke dalam keranjang.
Jadi:
6 + 4 = 10
atau
10 = 6 + 4
Contoh lainnya:
Di dalam kotak terdapat 8 pensil. ✏️
5 pensil berwarna biru dan 3 pensil berwarna merah.
Jadi:
5 + 3 = 8
Kita dapat melihat bahwa bilangan dapat disusun dan diuraikan dalam kehidupan sehari-hari.
🌟 Kesimpulan
Hari ini kita belajar bahwa:
- Komposisi berarti menyusun atau menggabungkan bilangan menjadi satu bilangan.
- Dekomposisi berarti menguraikan satu bilangan menjadi beberapa bagian.
- Contoh komposisi: 5 + 3 = 8.
- Contoh dekomposisi: 8 = 5 + 3.
- Satu bilangan dapat disusun atau diuraikan dengan beberapa cara.
- Kita dapat menggunakan benda, gambar, dan angka untuk memahami komposisi dan dekomposisi.
Anak-anak shalih dan shalihah, belajar Matematika membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Jangan takut mencoba dan jangan takut salah.
Mari kita belajar dengan teliti, jujur, sabar, dan percaya diri. 🌟
Semoga Allah SWT memberikan kemudahan kepada kita dalam belajar dan menjadikan kita anak-anak yang cerdas, rajin, dan pantang menyerah.
Alhamdulillahirabbil 'alamin.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷
📋 Ayo Berlatih
Buku Cetak Matematika Halaman 30-35
🌱 Kesimpulan dan Refleksi Matematika
Kesimpulan Materi:
Refleksi Pembelajaran Murid:
Tindak Lanjut Guru:
🌟 Penutup Keseluruhan Pembelajaran
Alhamdulillahi rabbil 'alamin.
Semoga pembelajaran hari ini memberikan pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat bagi anak-anak Kelas 1B.
Tetap semangat belajar, anak-anak hebat! 🌷✨
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Komentar
Posting Komentar