Langsung ke konten utama

PAK Kamis, 05 November 2026


Nama guru : Juwitasari Pebriani, S.Pd & Melia Andriani,S.Pd
Hari / Tanggal : Kamis, 05 November 2026
Fase / Kelas : A/1A
Mata Pelajaran : PAK
Materi :
Menerapkan sikap mandiri di lingkungan sekolah
Pertemuan ke :  13 (2 JP)

๐Ÿ’— MENERAPKAN SIKAP MANDIRI DI LINGKUNGAN SEKOLAH ๐Ÿซ

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. ๐ŸŒท

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1A! ๐ŸŒŸ

Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu dalam lindungan Allah Swt. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa bersama agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan ilmu yang kita pelajari menjadi bermanfaat. Setelah itu, kita melaksanakan salat Dhuha dan murojaah sesuai dengan pembiasaan di sekolah.

Anak-anak, siapa yang tadi pagi sudah menyiapkan tas sekolah sendiri? Siapa yang sudah memakai sepatu sendiri? Siapa yang sudah merapikan alat tulis sebelum belajar? ๐Ÿฅฐ

MasyaAllah, hebat sekali!

Kegiatan tersebut merupakan contoh sikap mandiri yang dapat kita lakukan di sekolah.

Hari ini kita akan belajar tentang Menerapkan Sikap Mandiri di Lingkungan Sekolah.

Yuk, belajar dengan semangat agar kita menjadi anak yang mandiri, disiplin, jujur, dan bertanggung jawab! ๐ŸŒˆ


๐Ÿ’— CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mampu mengenal dan menerapkan sikap mandiri dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Peserta didik dapat mengenali kegiatan yang dapat dilakukan sendiri sesuai usia dan kemampuannya, membiasakan diri bertanggung jawab terhadap barang milik sendiri, serta menunjukkan perilaku disiplin, jujur, dan tidak bergantung kepada orang lain dalam melakukan tugas sederhana.

๐Ÿ’— TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Peserta didik dapat:

  1. Mengenal pengertian sikap mandiri.

  2. Menyebutkan contoh sikap mandiri di lingkungan sekolah.

  3. Membedakan perilaku mandiri dan tidak mandiri.

  4. Mempraktikkan kegiatan sederhana secara mandiri.

  5. Membiasakan diri merapikan barang milik sendiri.

  6. Menunjukkan sikap disiplin dan bertanggung jawab.

  7. Membiasakan sikap mandiri sebagai perilaku antikorupsi.


๐ŸŒท 1. Mindful (Berkesadaran)

Anak-anak shalih dan shalihah, setiap anak perlu belajar menjadi anak yang mandiri.

Mandiri berarti berusaha melakukan kegiatan sendiri sesuai usia dan kemampuan tanpa selalu bergantung kepada orang lain.

Di sekolah, kita dapat belajar mandiri melalui kegiatan sederhana, seperti menyiapkan alat tulis, merapikan meja, mengerjakan tugas sendiri, dan menyimpan barang pada tempatnya.

Yuk, perhatikan gambar berikut!

<AsyncImageGroup query={["elementary school child organizing pencils books on desk classroom illustration","primary school student putting school bag on hook illustration","young elementary student cleaning classroom desk illustration"]} aspectRatio="5:4" layout="carousel"/>

Sebelum belajar, mari jawab pertanyaan berikut!

✏️ Apakah kamu menyiapkan alat tulis sendiri?

✏️ Siapa yang merapikan tas sekolahmu?

✏️ Apakah kamu bisa menyimpan sepatu di rak sendiri?

✏️ Apa yang kamu lakukan setelah selesai belajar?

✏️ Apakah kamu mengerjakan tugas sekolah dengan sungguh-sungguh?

Kegiatan tersebut dapat melatih kita menjadi anak yang mandiri.

Ingat, ya, shalih dan shalihah! Kita boleh meminta bantuan ketika mengalami kesulitan. Namun, jika mampu melakukannya sendiri dengan aman, kita perlu berusaha terlebih dahulu. ๐Ÿ’•


๐ŸŒท 2. Meaningful (Bermakna)

Sikap mandiri sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Anak yang mandiri mau berusaha, tidak selalu menunggu bantuan, dan bertanggung jawab terhadap tugasnya.

Di sekolah, kita dapat menerapkan sikap mandiri melalui berbagai kegiatan.

Contohnya:

๐ŸŽ’ Menyiapkan perlengkapan belajar.

✏️ Menggunakan alat tulis sendiri.

๐Ÿ“š Mengerjakan tugas dengan mandiri.

๐Ÿช‘ Merapikan meja dan kursi.

๐Ÿงน Melaksanakan tugas piket.

๐Ÿ‘Ÿ Menyimpan sepatu di rak.

๐Ÿงธ Merapikan barang setelah digunakan.

Melalui kegiatan tersebut, kita belajar menjadi anak yang bertanggung jawab.

Sikap mandiri juga membuat kegiatan belajar menjadi lebih tertib dan menyenangkan.


๐Ÿ’— 3. Mengenal Pengertian Sikap Mandiri

Sikap mandiri adalah sikap mau berusaha melakukan sesuatu sendiri sesuai usia dan kemampuan tanpa selalu bergantung kepada orang lain.

Anak yang mandiri mau mencoba, berusaha menyelesaikan tugasnya, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya.

๐ŸŒท Contoh sikap mandiri di sekolah

1. Menyiapkan alat tulis

Mengeluarkan pensil, penghapus, dan buku sebelum belajar.

2. Merapikan meja

Menyimpan alat tulis dan buku setelah digunakan.

3. Mengerjakan tugas sendiri

Berusaha menyelesaikan tugas sesuai kemampuan.

4. Menjaga barang milik sendiri

Menyimpan tas dan perlengkapan belajar pada tempatnya.

5. Melaksanakan tugas piket

Membantu menjaga kebersihan kelas sesuai jadwal.

6. Meminta bantuan dengan sopan

Meminta bantuan guru jika mengalami kesulitan.

๐Ÿ’— Perilaku Mandiri dan Tidak Mandiri

Perilaku mandiriPerilaku tidak mandiri
Menyiapkan alat tulis sendiri.Selalu menyuruh teman menyiapkan alat tulis.
Mengerjakan tugas sendiri.Menyalin jawaban teman.
Merapikan meja setelah belajar.Membiarkan meja berantakan.
Menyimpan tas pada tempatnya.Membiarkan tas berserakan.
Melaksanakan piket sesuai jadwal.Tidak mau melaksanakan tugas piket.

Anak-anak, meminta bantuan bukan berarti tidak mandiri.

Kita boleh meminta bantuan jika belum mampu atau mengalami kesulitan. Yang penting, kita mau mencoba dan tidak selalu bergantung kepada orang lain. ๐ŸŒท


๐Ÿ’— 4. Cerita Sikap Mandiri di Lingkungan Sekolah

๐ŸŒธ Cerita 1: Menyiapkan Alat Tulis

Pagi hari, Aisyah tiba di sekolah.

Sebelum belajar, Aisyah mengeluarkan buku, pensil, dan penghapus dari tasnya.

Ia menyusun alat tulis dengan rapi di atas meja.

Ibu Guru berkata, “Wah, Aisyah sudah menyiapkan alat tulis sendiri!”

Aisyah menjawab, “Iya, Bu Guru. Aku ingin belajar mandiri.”

Ibu Guru berkata, “Bagus sekali, Aisyah. Teruslah membiasakan diri bertanggung jawab.”

Ayo, pahami ceritanya!

  • Siapa yang menyiapkan alat tulis? Aisyah.

  • Kapan Aisyah menyiapkan alat tulis? Sebelum belajar.

  • Apakah Aisyah menunjukkan sikap mandiri? Ya.

  • Apa yang dapat kita contoh dari Aisyah? Menyiapkan alat tulis sendiri.

๐Ÿ’— Cerita 2: Mengerjakan Tugas Sendiri

Faris sedang mengerjakan tugas Matematika.

Ia membaca soal dengan teliti dan mencoba menghitung menggunakan jari.

Ketika mengalami kesulitan, Faris mengangkat tangan dan meminta bantuan guru.

Guru berkata, “Bagus, Faris. Kamu sudah berusaha mengerjakan tugas sendiri.”

Faris menjawab, “Terima kasih, Bu Guru. Aku akan mencoba lagi.”

Ayo, pahami ceritanya!

  • Apa yang sedang dikerjakan Faris? Tugas Matematika.

  • Apakah Faris langsung menyalin jawaban teman? Tidak.

  • Apa yang dilakukan Faris ketika kesulitan? Meminta bantuan guru.

  • Sikap apa yang ditunjukkan Faris? Mandiri dan bertanggung jawab.

๐Ÿ’— Cerita 3: Melaksanakan Tugas Piket

<AsyncImage query="primary school children sweeping classroom and arranging chairs cheerful illustration" aspectRatio="5:4" width="100%"/>

Hari ini, Rani mendapat jadwal piket kelas.

Rani menyapu lantai dan merapikan kursi bersama teman-temannya.

Ia melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Ibu Guru berkata, “Terima kasih, Rani. Kamu sudah membantu menjaga kebersihan kelas.”

Rani menjawab, “Sama-sama, Bu Guru. Aku senang kelas menjadi bersih.”

Ayo, pahami ceritanya!

  • Apa tugas Rani di sekolah? Melaksanakan piket.

  • Apakah Rani menunjukkan sikap mandiri? Ya.

  • Apa manfaat melaksanakan piket? Kelas menjadi bersih dan nyaman.

  • Apa yang dapat kita contoh dari Rani? Bertanggung jawab terhadap tugas.

Melalui ketiga cerita tersebut, kita belajar bahwa sikap mandiri dapat dimulai dari kebiasaan kecil di sekolah. ๐ŸŒท


๐Ÿ’— 5. Keterkaitan dengan Kebesaran Allah Swt.

Anak-anak shalih dan shalihah, Allah Swt. memberikan kita kemampuan untuk belajar, berpikir, bergerak, dan melakukan berbagai kegiatan.

Kita perlu bersyukur atas nikmat tersebut dengan menggunakannya untuk melakukan kebaikan.

Salah satu bentuk rasa syukur adalah belajar menjadi anak yang mandiri dan bertanggung jawab.

Melalui pembelajaran ini, kita belajar:

๐ŸŒท Berusaha melakukan kegiatan sendiri.

๐ŸŒท Menjaga barang milik sendiri.

๐ŸŒท Melaksanakan tugas dengan disiplin.

๐ŸŒท Berkata jujur kepada guru.

๐ŸŒท Tidak mudah menyerah ketika belajar.

๐ŸŒท Membantu menjaga kebersihan kelas.

Mari membiasakan diri melakukan kebaikan di sekolah.

Semoga Allah Swt. menjadikan kita anak yang rajin, mandiri, jujur, dan bertanggung jawab.

Alhamdulillah atas nikmat dan kemampuan yang Allah Swt. berikan kepada kita. ๐Ÿคฒ๐Ÿ’—



๐ŸŒท 5. Kegiatan Pembelajaran

Yuk, shalih dan shalihah, kita belajar sambil mengamati, menjawab pertanyaan, dan mempraktikkan sikap mandiri!

๐Ÿ’— Kegiatan 1: Amati Gambar dan Ceritakan

<AsyncImageGroup query={["elementary school student organizing stationery classroom desk illustration","elementary school student doing homework independently illustration","primary school children cleaning classroom together illustration"]} aspectRatio="5:4" layout="carousel"/>

Jawablah pertanyaan berikut secara lisan.

  1. Apa kegiatan yang dilakukan anak pada gambar pertama?

  2. Apa yang dilakukan anak pada gambar kedua?

  3. Mengapa kita perlu menyiapkan alat tulis sendiri?

  4. Apa manfaat melaksanakan tugas piket?

  5. Manakah kegiatan yang menunjukkan sikap mandiri?

Jawaban contoh:

  1. Menyiapkan alat tulis.

  2. Mengerjakan tugas sendiri.

  3. Agar siap belajar dan bertanggung jawab.

  4. Kelas menjadi bersih dan nyaman.

  5. Menyiapkan alat tulis, mengerjakan tugas, dan melaksanakan piket.

๐Ÿ’— Kegiatan 2: Pilih Perilaku yang Baik

Bacalah pernyataan berikut.

Tentukan apakah perilaku tersebut menunjukkan sikap mandiri atau tidak mandiri.

No.PerilakuJawaban
1Rani menyiapkan alat tulis sendiri.Mandiri
2Beni selalu menyuruh teman mengerjakan tugasnya.Tidak mandiri
3Siti merapikan meja setelah belajar.Mandiri
4Faris tidak mau mencoba mengerjakan tugas.Tidak mandiri
5Dina berusaha mengerjakan tugas dan meminta bantuan ketika kesulitan.Mandiri

๐Ÿ’— Kegiatan 3: Ayo Praktikkan Sikap Mandiri!

Lakukan kegiatan sederhana berikut di sekolah.

  • Menyiapkan alat tulis sebelum belajar.

  • Membuka buku sesuai halaman yang diminta guru.

  • Mengerjakan tugas dengan mandiri.

  • Merapikan meja setelah belajar.

  • Menyimpan tas pada tempatnya.

  • Melaksanakan tugas piket sesuai jadwal.

Hebat! Mari kita lakukan dengan penuh semangat dan tanggung jawab. ๐ŸŒŸ


๐Ÿ’— LATIHAN MANDIRI

Pilihlah jawaban yang tepat!

1. Mandiri berarti ....

a. Selalu meminta bantuan

b. Berusaha melakukan kegiatan sendiri

c. Menyuruh orang lain

2. Sebelum belajar, kita sebaiknya ....

a. Menyiapkan alat tulis sendiri

b. Bermain terus

c. Mengganggu teman

3. Setelah selesai belajar, kita sebaiknya ....

a. Membiarkan meja berantakan

b. Membuang alat tulis

c. Merapikan meja

4. Jika belum memahami tugas, kita boleh ....

a. Menyalin jawaban teman

b. Meminta bantuan guru dengan sopan

c. Tidak mengerjakan tugas

5. Sikap mandiri mengajarkan kita untuk ....

a. Menghindari tugas

b. Bergantung kepada teman

c. Bertanggung jawab

๐ŸŒท Tantangan Sikap Baik

Lengkapi kalimat berikut secara mandiri.

  1. Sikap mandiri adalah ....

  2. Contoh sikap mandiri di sekolah adalah ....

  3. Setelah belajar, saya harus ....

  4. Jika mengalami kesulitan, saya akan ....

  5. Saya menunjukkan sikap tanggung jawab dengan cara ....

  6. Saya membiasakan sikap mandiri sebagai perilaku antikorupsi dengan cara ....

๐Ÿ’— Daftar Kegiatan Mandiriku

Berilah tanda centang setelah kamu melakukan kegiatan tersebut.

  • Menyiapkan alat tulis sendiri.

  • Mengerjakan tugas dengan mandiri.

  • Merapikan meja setelah belajar.

  • Menyimpan tas pada tempatnya.

  • Melaksanakan tugas piket.

  • Menjaga barang milik sendiri.

Alhamdulillah, anak-anak hebat! Mari kita terus membiasakan sikap mandiri setiap hari. ๐ŸŒท


๐Ÿ’— PENUTUP

Alhamdulillah, anak-anak hebat! Hari ini kita telah belajar tentang Menerapkan Sikap Mandiri di Lingkungan Sekolah. ๐Ÿ’—

Kita belajar bahwa sikap mandiri dapat dimulai dari kegiatan sederhana, seperti menyiapkan alat tulis, mengerjakan tugas sendiri, merapikan meja, dan melaksanakan tugas piket.

Sikap mandiri juga membantu kita membiasakan nilai-nilai antikorupsi, seperti tanggung jawab, disiplin, jujur, dan kerja keras.

Ingat, ya, shalih dan shalihah!

๐ŸŒท Aku mau berusaha melakukan kegiatan sendiri.

๐ŸŒท Aku menyiapkan alat tulis sebelum belajar.

๐ŸŒท Aku mengerjakan tugas dengan mandiri.

๐ŸŒท Aku merapikan barang milikku.

๐ŸŒท Aku jujur kepada guru.

๐ŸŒท Aku bertanggung jawab terhadap tugasku.

๐ŸŒท Aku meminta bantuan dengan sopan ketika membutuhkan.

๐ŸŒท Aku melakukan kebaikan meskipun tidak diawasi.

Semoga kita menjadi anak yang mandiri, jujur, disiplin, rajin, dan bertanggung jawab sejak dini.

Semangat belajar dan menjadi anak mandiri, ananda shalih dan shalihah Kelas 1A! ๐Ÿ’—๐ŸŒท

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. ๐ŸŒท

See you again, my smart students! ๐ŸŒŸ

Rekap Hasil Pembelajaran

Rekap hasil pembelajaran berdasarkan kehadiran dan hasil asesmen peserta didik.

Keterangan

Jumlah

Jumlah peserta didik

30

Peserta didik hadir

30

Peserta didik tidak hadir

–

Peserta didik sudah memahami materi

29

Peserta didik belum memahami materi

1

Keterangan: Hasil pembelajaran menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik telah memahami materi dan mampu mengenali contoh sikap mandiri di lingkungan sekolah. Satu peserta didik masih membutuhkan bimbingan dan pembiasaan lebih lanjut.

๐ŸŒธ Refleksi Guru

Pembelajaran tentang Menerapkan Sikap Mandiri di Lingkungan Sekolah memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik.

Melalui kegiatan mengamati gambar, menyimak cerita, memilih perilaku yang baik, dan mempraktikkan kegiatan sederhana, peserta didik dapat lebih mudah memahami bahwa sikap mandiri merupakan kebiasaan yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta didik belajar bahwa sikap mandiri tidak hanya berkaitan dengan kemampuan melakukan sesuatu sendiri, tetapi juga berkaitan dengan sikap disiplin, jujur, dan bertanggung jawab.

Guru perlu terus memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mencoba melakukan kegiatan secara mandiri, seperti menyiapkan alat tulis, mengerjakan tugas, merapikan meja, dan melaksanakan tugas piket.

Peserta didik yang telah memahami materi dapat diberikan tanggung jawab yang lebih bervariasi, sedangkan peserta didik yang masih mengalami kesulitan diberikan bimbingan melalui contoh nyata dan pembiasaan secara bertahap.

Guru juga perlu memberikan penguatan bahwa meminta bantuan ketika mengalami kesulitan merupakan hal yang baik. Namun, peserta didik tetap perlu berusaha terlebih dahulu sesuai kemampuan dan tidak selalu bergantung kepada orang lain.

Alhamdulillah, pembelajaran hari ini menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermakna. Semoga peserta didik semakin mandiri, disiplin, jujur, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah. ๐Ÿ’—๐ŸŒท

๐ŸŒŸ Penutup

Anak-anak shalih dan shalihah, hari ini kita telah belajar bahwa sikap mandiri adalah sikap mau berusaha melakukan kegiatan sendiri sesuai usia dan kemampuan tanpa selalu bergantung kepada orang lain.

Ingatlah, anak-anak hebat!

๐ŸŒท Aku mau berusaha melakukan kegiatan sendiri.

๐ŸŽ’ Aku menyiapkan alat tulis sebelum belajar.

๐Ÿ“š Aku mengerjakan tugas dengan mandiri.

๐Ÿช‘ Aku merapikan barang-barang milikku.

๐Ÿงน Aku melaksanakan tugas piket dengan tanggung jawab.

๐Ÿ’— Aku jujur kepada guru.

๐ŸŒˆ Aku tidak mudah menyerah ketika belajar.

๐Ÿคฒ Aku meminta bantuan dengan sopan ketika membutuhkan.

Semoga kita menjadi anak-anak shalih dan shalihah yang mandiri, jujur, disiplin, rajin, dan bertanggung jawab sejak dini.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin. ๐Ÿคฒ๐Ÿ’—

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. ๐ŸŒท

๐Ÿ’— See you again, my smart students! Teruslah belajar, berusaha, dan membiasakan diri menjadi anak yang mandiri setiap hari! ๐ŸŒˆ๐Ÿ“š๐Ÿฅฐ

 

Komentar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kata Ganti Orang Pembelajaran Kelas 5

Materi mengenai Raden Intan

Pembahasan soal PTS kelas 5